Bani Umayyah

 

1.       Sejarah Ringkas Berdirinya Umayyah.

·         Bani Umayyah adalah kekhalifahan islam yang pertama setelah Khulafaurasyidin yang memerintah dari tahun 661 M sampai 750 M dengan Damaskus sebagai pemerintahannya, nama dinasti ini dapat rujukan dari Ummayah Abd Asy-Syam kakek buyut dari Muawiyah bin Abu Sufyan

·         Muawiyah bin Abi Sofyan ini dalam membangun sistem pemerintahannya dikenal sebagai seseorang yang pandai melakukan taktik tipu muslihatnya yang licikmeskipun hal itu bertentangan dengan ajaran islam, ia tidak takut melakukan hal-hal yang dilarang untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, terbentuknya Daulah Bani Umayyah tidak lepas dari kejadian tafkhim, Ali yang sudah terbujuk oleh Muawiyah yang pada akhirnya mengalami kekalahan dalam politik.

·         Daulah Bani Umayyah yang telah mampu melakukan ekspansi yang sempat terhenti pada masa Ali, Tunisia dapat ditaklukan, di wilayah Khurasan hingga sungai Oxus dan Afganistan hingga kabul telah dikuasai oleh Muawiyah.

·         Angkatan bersenjata lautnya melakukan sejumlah serangan ke kota Bizantium, Konstatinopel, ekspansi ke wilayah timur yang dilakukan Muawiyyah setelah itu dilanjutkan oleh khalifah Abdul Malik, mengirim tentaranya melewgai sungai Oxus dan berhasil menundukan Balkhan dan wilayah lainnya. Ekspansi berlanjut ke barat di zaman Walid bin Abdul Malik dimasanya ini masyarakat merasakan ketentraman, kedamaian, kemakmuran dan umat islam merasa hidup bahagia, pada masa kekuasaannya ini yang berjalan kurang lebih 10 tahun tercatat ekspedisi militer dari Afrika utara. Aljazair dan Maroko dapat ditaklukan dibawah pimpinan Tariq bin Ziyad beserta tentaranya melewati selat maroko dan Benua Eropa dan mendarat di Jabal Tariq atau sekarang dikenal dengan Gibraltar yang akhirnya tentara Spanyol dapat ditaklukan Spanyol inilah yang menjadi sasaran ekspansi seterusnya, pasukan islam mendapat dukungan dari masyarakat yang telah lama menderita akibat dari kekejaman penguasanya.

·         Sepeninggalan Umar bin Khattab, kekuasaan beralih pada khalifah Yazid bin Abd Malik, ia kurang memperhatikan rakyat dan lebih menikmati kemewahannya, masyarakat yang sebelumnya hidup damai dan tentram akhirnya menjadi kacau, terjadinya kerusuhan hingga khalifah seterusnya, di zaman Hisyam ada kekuatan baru yang muncul hal ini menjadi tantangan berat bagi Bani Umayyah yaitu Bani Hasyim yang didukung oleh golongan mawali, perkembangan berikutnya kekuatan baru ini menggulingkan Bani Umayyah dan digantikan dengan dinasti baru yaitu bani Abbas akhirnya pada tahun 750 Mumayyah digulingkan oleh Bani Abbasiyah yang pada saat itu bersekutu dengan Abu Muslim Al Khurasani.

2.       Perkembangan Peradaban Daulah Umayyah

·         Perkembangan yang dihasilkan daulah Bani Umayah meliputi perpindahan ibukota dari dari Damaskus ke Syiria, hal yang menjadikan faktor ini karena di Madinah sebagai pusat pemerintahan khulafaurasyidin sebelumnya masih ada kelompok yang antipati terhadapnya dan di Madinah pun kurang memiliki pengikut berbeda ketika di Damaskus pengaruhnya telah menaruh nilai simpati masyarakat untuk memunculkan kekuatan yang kuat

·         Dalam ekspansinya kekuatan politik dan militernya sangat kuat

·         Mendirikan madrasah-madrasah untuk kepentingan ilmu pengetahuan

·         Memperluas wilayah kekuasaannya ke Asia sampai Afrika bagian utara sampai ke Spanyol

·         Perkembangan dalam bidang administrasi ketatanegaraan seperti lembaga keadilan dan sebagainya

 

3.     Faktor Pendukung dan Kemajuan yang dicapai dalam Bidang Politik, Ekonomi dan Ilmu Pengetahuan Umayyah dan Contohnya

=>Ada dua faktor yang memicu kemajuan peradaban islam Bani Umayyah yaitu faktor eksternal dan internal.

=>Faktor eksternal dalam pengembangan ilmu pengetahuan

·         Akibat dari asimilasi bangsa Arab dengan bangsa lain menyebabkan ilmu pengetahuan cukup berkembang, hal ini bisa dilihat dari salah satu asimilasi dengan Persia dimana perkembangan ilmu filsafat, sastra, astronomi dan dibidang pemerintahan,

·         Penerjemahan di masanya yang berkembang bisa dilihat dari sisi historis dimana proses penerjemahan dibagi tiga fase, pada masa Khalifah Al-Mansyur –Harun ar-Rasyid dimana pada fase ini didominasi oleh karya-karya dalam bidang mantiq dan astronomi, yang kedua pada masa khalifah Al-Makmun dimana buku-buku banyak yang diterjemahkan terlebih filsafat dan kedokteran,yang ketiga dimana proses pengembangan ilmu pengetahuan semakin berkembang pada saat setelah adanya pembuatan kertas.

·         Adanya semangat untuk mencapai kemajuan dalam berbagai ilmu pengetahuan

·         Perkembangan terjadi dari unsur pembawaan ajaran islam dan unsur dari luar

 

=>Faktor pendukung dalam bidang politik yaitu :

·         Pada masa pemerintahan  Bani Umayyah adalah masa yang agresif dan lebih menekankan pada perluasan wilayah, dalam bidang politik bani Umayyah membuat tatanan pemerintahan baru hal itu untuk memenuhi tuntutan perkembangan wilayah dan administrasi negara yang semakin berkembang hal ini dapat dibuktikan dengan bani Umayyah yang membentuk banyak sekertaris untuk membantu pelaksanaan tugas seperti Katib al-jundi, yaitu sekertaris yang bertugas menyelenggarakan berbagai hal yang berkaitan dengan ketentaraan.

 

=>Faktor pendukung perkembangan dalam bidang ekonomi :

·         pembangunan di bidang ekonomi merupakan hal pentingl dalam pembangunan suatu negara. Tanpa didukung oleh ekonomi yang kuat, mustahil suatu negara dapat melaksanakan pembangunan-pembangunan di bidang yang lain secara baik dan sempurna. Perkembangan perekonomian pada masa pemerintahan Dinasti Umayyah secara umum sudah mulai meningkat sebelumnya. Meningkatnya perekonomian yang membawa kepada kemakmuran rakyat pada dinasti ini, sebenarnya tidak terlepas  dari kebijaksanaan-kebijaksanaan yang dilakukan khalifah, di samping dukungan masyarakat terhadap kebijaksanaan-kebijaksanaan tersebut, pengembangan ekonomi yang telah dikembangkan Umayyah diantaranya pembangunan pertanian termasuk irigasi dan penggalian terusan dan masih banyak lagi.

                Namun bagaimanapun baiknya perkembangan pada masa daulah Bani Umayyah ini tidak dapat dielakan ketika terjadi konflik internal yang terbukti dengan banyaknya pemberontakkan yang muncul dan menghasilkan perang saudara masa itu.

Comments

Popular posts from this blog

Model Pergantian Kepemimpinan Pada Masa Khulafaur Rasyidin

Sejarah Kedatangan Islam di Nusantara