Penjajahan Barat dan Perjuangan Kemerdekaan Dunia Islam
Sebelum
kedatangan Barat, islam telah berada di masa kemunduran dan hal ini menjadi
peluang bangsa Barat untuk melakukan penjajahan terhadap dunia islam. Semenjak
mengalami kemunduran di sebagian wilayah yang dikuasai islam sebelumnya,
Sicilia dan lainnya seperti di Asia dan Afrika, islam mengalami kemunduran
bukan hanya di bidang politik namun dalam bidang lainnya juga, diperparah
semenjak kejatuhan Baghdad ke tangan bangsa Mongol di bawah pimpinan Hulagu
khan.
Tujuan dan
Latar Belakang Penjajahan Barat atas Islam
Motivasi dari bangsa Barat untuk
menguasai dunia islam adalah motivasi politik (Glory), ekonomi (gold), agama
(gospel), kebudayaan dan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejak inilah lahir
imperialisme dalam bentuk penindasan dan perbudakan, tidak hanya itu bangsa
Barat juga memiliki motivasi lain yaitu penyiaran agama, perluasan wilayah dan
mencari keuntungan.
1.
Imperialisme
barat terhadap dunia islam, keuntungan didapatkan oleh dunia Barat, hal ini
dapat dilihat dari Paus yang membagi dunia menjadi dua bagian tahun 1493,
sebagian dihadiahkan untuk Spanyol dan yang lain untuk Portugis, diberikannya
juga hak laut kepada Portugis dan Spanyol, benua dan pulau yang telah ditemukan
dan menjadi milik mereka. Selain itu Penetris Prancis juga telah berkembang
pesat, para pedagang Prancis menggunakan kesempatan ini untuk melaksanakan
keinginannya mendirikan pos-pos perdagangan dan menjalankan misi perwakilan
Syiria dan Mesir.
2.
Tujuan
Missionaris kristen melakukan penjajahan terhadap dunia islam jelas terlihat
dari ucapan Livingstone bahwa tujuan akhir dari penaklukan ini adalah sebagai
awal dari misi Kristen. Gereja dengan imperialisme terdapat manfaat dan saling
membantu dan pada abad ke-20 dilakukan rencana salib modern yang dilakukan
kerjasama antar keduanya.
3.
Tujuan
dari penjajahan Barat adalah selanjutnya adalah “military” atau perluasan
daerah militer, penetrasi Barat terhadap dunia Islam di Timur Tengah pertama
dilakukan oleh bangsa Eropa yaitu Inggris dan Prancis. Negara Kristen bersatu
untuk menghancurkan kerajaan-kerajaan islam, semangat yang dimiliki dan
fanatisme orang-orang nasrani sampai saat ini untuk menjajah dunia islam masih
tersimpan dalam sekam dan masih bergejolak sampai saat ini, apalagi setelah
terjadi perang dunia ke I (1915) dan Turki Usmani berada pada pihak yang kalah.
Sampai dengan akhir tahun 1919M, Turki diserbu oleh sekutu, semenjak itu Turki
Usmani memang telah berada pada fase kehancuran dan sistem kekhalifahan
dihapuskan, daerah kekuasaan yang luas akhirnya diambil alih oleh negara-negara
Barat yang menang perang.
Analisa dan Argumentasi serta Solusi Penjajahan Barat dan Perjuangan
Kemerdekaan Dunia Islam
Akibat dari penjajahan
Barat terhadap dunia Islam telah menjauhkan islam dari peradaban islam yang
sesungguhnya akhirnya islam bukan lagi produk muslimin mandiri.
·
Akibat
dari penjajahan Barat atas dunia islam dalam bidang politik : masuknya politik
kapitalisme membuat kehancuran dan berdampak pada rakyat, sikap menghalalkan
segala cara agar mencapai tujuan hingga merusak bangsa dan kesatuan umat islam.
·
Bidang
ekonomi, karena sistem kapitalisme yang digunakan menyebabkan eksploitasi
terhadap sumber daya alam dan sumber daya manusia. Prinsip ekonomi kapitalisme
membenarkan memenangkan pemilik modal untuk menguasai pasar dengan bebas hal
ini dilakukan untuk mendapat keuntungan sebesar-besarnya tanpa memikirkan para
ekonom kecil.
·
Sosial
dan pendidikan : pada masa penjajahan hal ini membuat jurang pemisah antara
bangsawan dengan rakyat kecil sehingga tidak terjadi persatuan, kaum agamawan
juga diawasi karena dikhawatirkan akan melakukan pemberontakan, demikian juga
dalam pendidikan, pada masa itu hanya anak pejabatlah yang boleh mengenyam
dunia pendidikan.
·
Dalam
bidang budaya, penyebaran budaya Barat menyebabkan pergaulan bebas, perjudian
dan hal yang negatif lainnya.
Penjajahan Barat atas dunia islam
tidak hanya berdampak negatif saja, melainkan membawa implikasi luas terhadap
perkembangan islam baik materil maupun non materil, selain itu memicu juga
terhadap perkembangan pembaharuan agama islam yang bertujuan untuk memurnikan
agama dan menimba gagasan pembaharuan dan ilmu pengetahuan Barat. Peradaban
Barat tidak sepenuhnya benar menjauhkan islam dari ajaran lama, yang perlu kita
sadari adalah selagi tidak bertentangan dengan agama islam, kita dapaat
menerima ajaran dari Barat.
Referensi
Ali, K, 2003. Sejarah
Islam (Tarikh Pramodren), Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Nasution,
Syamrudin, 2013. Sejarah Peradaban Islam. Pekanbaru : Yayasan Pusaka Riau
Yatim, Badri,
2014. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Comments
Post a Comment